a. Define.
Sistem dan permasalahan yang dipertanyakan didefinisikan dan diselidiki, dan kemudian memformulasikan Ideal Final Result (IFR) yang berdasarkan makna dari sebuah persamaan keidealan. Sebuah resource model dibentuk sebagai referensi selama proses disain.
b. Model.
Sistem kemudian dimodelkan dengan menggunakan Function Modeling dan Substance Field Modeling. Hasil dari model tersebut digunakan untuk mengetahui bagaimana elemen dalam sistem tersebut berinteraksi untuk menghasilkan kontradiksi atau menetapkan hubungan tersebut.
c. Abstract.
Mengubah output yang tidak dapat diselesaikan menjadi 2 buah prioritas yang dapat diselesaikan, hal tersebut dengan mengidentifikasi matriks kontradiksi.
d. Solve.
Prinsip umum yang dihasilkan pada fase abstract dikombinasikan dengan fase model untuk menghasilkan solusi spesifik. Digunakan teknik dalam menseleksi konsep disain yang kemudian dioptimalkan dengan menggunakan berbagai cara.
e. Implement.
Solusi yang dipilih dari fase solve diimplementasikan sehingga permasalahan tereliminasi atau penemuan baru dihasilkan, kemudian dampak yang dihasilkan dibandingkan dengan nilai yang diprediksi sebelumnya.
sumber: (Silverstein, DeCarlo dan Slocum, 2008).