Selama bulan April-Mei lalu siswa kelas 2 SMK Negeri 3 melaksanakan prakerin (praktek kerja Industri). Kembali belajar di sekolah awal bulan ini. 1 Juni, “merah”, sabtu libur, senin 4 juni guru produktif akuntansi ikut uji sertifikasi teknisi akuntansi, padahal kamis, 7 Juni sudah mulai EHB semester genap.
haruskah prAKerin jadi KAmBing HiTAm?
cuma ada 2 hari selasa dan rabu, 5 dan 6 juni buat anak-anak me-review apa yang pernah mereka pelajari sebelum prakerin.
itupun tidak efektif karena urusan admistrasi sekolah .
harusKAH prakerin jAdi KAMbing HitAm?
bergitu hari H-nya, kelas dua terutama di ruang yang saya awasi adalah kelas 2 akuntansi…soal yang mereka hadapi adalah soal TKM (Bhs. Indonesia dan Matematika).
betapa mereka tak berkutik begitu melihat soal matematika….
Blank…blank….blank….
tak tergambar sama sekali…bagaimana mereka harus menyelesaikan soal2 tersebut.
alasannya….:”Q-ta kan abis prakerin, bu… lupa, boro-boro ngerti…ingat rumusnya aja ‘nggak!”
haruskaH PrakeriN jadI KAmbing HItam?
sedih rasanya melihat itu.
Prakerin yang notabene punya tujuan siswa belajar di rumah sambil menjalankan praktek di industri ternyata hanya tinggal harapan…
memang tidak semua siswa, sih… ada beberapa di antara mereka yang ready dengan keadaan apapun.
ini menjadi sebuah dilema kecil yang berefek besar buat siswa.
Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana tugas kita GURU mengontrol mereka dalam penguasaan materi pelajaran di sekolah selama prakerin, meskipun itu seharusnya SUDAH menjadi tanggung jawab dan kewajiban siswa yang bersangkutan untuk tetap belajar mengulang materi di rumah….
Haruskah PRakerin jadi KAMbing HItaM?
yang menentukan adalah siswa itu sendiri dengan dibantu guru tentunya…
semoga ini jadi bahan renungan bagi kita dan bagaimana solusi terbaiknya.
Dulu sebelum hari Sabtu libur bagi sekolah kami, hari itu adalah hari belajar bagi siswa kelas 2, datang ke sekolah untuk menerima materi pelajaran, meskipun tidak banyak, tapi paling tidak mengingatkan mereka 1 minggu sekali.
Sekarang…? Sabtu libur, mereka prakerin Senin s.d. Sabtu, tak ada waktu mereka untuk ke sekolah…apalagi untuk belajar…
ini yang perlu kita pikirkan dan cari solusinya…
Entahlah…mungkin saya terlalu berharap banyak……