Sudah melewati awal tahun hingga minggu ke-3. Alhamdulillah. Semoga hal-hal baik terwujud di tahun ini, terpenuhi dan berkah.
99 hari menuju 2024
Yuk, semangati diri sendiri untuk menjadi lebih baik lagi. Menyusun rencana baik, konsumsi makanan sehat dan terus bergerak. Awal nulis lagi disini, fyuh. After long time.
Jouska
Belakangan ini emosi pada diri berkecamuk, meminta terus bercakap. Masalah-masalah yang sebenarnya diluar kendaliku tapi mengharuskan ku untuk turut turun menyelesaikan. Menjadikan telingaku mendengar lebih banyak hal tentang kesedihan, ketakutan, hentakan, ancaman, juga ketidakadilan. Tapi, tidak ada hal yang bisa aku lakukan, selain menyiapkan telinga, menunggu, dan menunggu kelanjutannya. ☹️ Tidak apa-apa, setiap orang punya…
Alur cerita epic
Kepikiran kah, diusia yang 32++ diamanahi untuk ngajar PAUD? Setelah hampir 8tahun tidak bekerja? 😅. Meski aku tidak pernah menyebut kegiatan mengajar di Sekolah ini dengan istilah bekerja. Volunteering mengajar, aku menyebutnya demikian. Tawaran itu aku ambil bukan serta merta kemauan saja. Penuh pertimbangan. Pengalaman dengan anak-anak, selain dari anak sendiri juga mengajar volunteering di…
Hai, Maret!
Ada yang dirindukan tapi bukan pasangan. Ada yang dinanti tiap tahun berganti. Bulan kelahiran. Pertanda, usia menua. Menua. Menua Hai, Maret! Aku bersyukur menemuimu kembali.
Sesi mengenali diri
Sore tadi beberes berkas, dan menemukan foto sekian tahun lalu. Jaman jadi anak kampus. Ternyata aku sudah berjalan sejauh ini, mengingat perjuangan kerja sambil kuliah yang tiap hari mimisan 😅. Kaget dengan cuaca Kota Semarang, dari 18° ke 33° . Auto alergi cuaca. Perjalanan yang tidak mudah tapi alhamdulillah sudah dilewati, jadi hikmah. Sebelum belajar…
Asumsi
Asumsi.Bahasa(n) hari ke-21. asum·si n1 dugaan yang diterima sebagai dasar; 2 landasan berpikir karena dianggap benar; meng·a·sum·si·kan v menduga; memperkirakan; memperhitungkan; meramalkan. *Asumsi yang masuk dalam benak kita, justru kadang jadi penghambat untuk melangkah atau melakukan sesuatu. Kebanyakan tapi, dan terlalu overthinking akan suatu hal juga tidak disarankan. Takut ini itu ketika akan melakukan sesuatu, karena asumsi pemikirannya sendiri. Belim tentu…
Let it be
Listening to the song we used to sing long time ago , that means I miss you. Membiarkan rasa itu hadir dengan sendirinya, tanpa penolakan dan pengabaian. Menyadari sesuatu dari waktu yang telah lalu, tetiba hadir. Cukup disadari, kehadirannya, let it be. Sesuatu yang tidak mengubah apapun, ia hanya muncul kepermukaan sesekali, sampai pada titik…
Puisi Eyang Sapardi Djoko Damono
Aku baru saja selesai baca buku puisi karya Eyang Sapardi Djoko Damono. Jadi ingat sesuatu, kata beliau, “Puisi itu untuk dinikmati, nggak usah tanya ini artinya apa, itu artinya apa, nikmati saja”. 😁 Aku salah satu penikmat karya-karya beliau, tulisan-tulisanya khas, sederhana tapi penuh makna kehidupan. Salah satunya dalam buku “perihal gendis” Ini. Puisi yang…
Fall for you
This is not what I intendedI always swore to you I’d never fall apartYou always thought that I was strongerI may have failedBut I have loved you from the start Oh, but hold your breath Because tonight will be the night that I will fall for youOver againDon’t make me change my mindI won’t live…
Ruang
Berikan aku sekat biar tak tercekat Sejenak rehat untuk melepas penat Aku butuh ruang Ruang kosong Tapi juga tak terlalu riuh Aku butuh ruang Menikmati waktu, merayakan diri Tak lagi terjerat waktu Tak lagi tersekat rindu Tak lagi, tak lagi berpeluk sendu Ruang itu aku. Aku dan diriku.
Kembali lagi,
Ada perasaan haru, juga mendung. Ketika kembali memulainya dan memberinya sebuah jeda Koma, bukan titik. Seperti halnya memberitahu dunia bahwa aku tidak benar-benar berhenti. Aku tidak pernah ingin mengakhiri, sama sekali tidak. Aku tak lagi tenggelam dalam pekat kata-kata dalam pikirku sendiri. Aku, kembali Benar-benar kembali, lagi. Kembali memulai, mengenali diri.
Dari Redup Jadi Hidup , Juni !
Aku memulai lagi, Setelah patah , berkepingSetelah berderai , sesakSetelah kehilangan Bapak,Ya, aku kehilangan bapak Hatiku membeku , seketikaKehilangannya , selamanyaKali ini aku mulai berdamai dengan diriMenguatkan, Aku memulai lagiMenuangkan rasa dalam frasaMengenangnya , mendoakanMengingatnya , mendoakanMerindunya , mendoakanAku , memanjatkan doaTak henti-hentinya berdoa Aku benar-benar kehilangan Benar, aku benar-benar kehilangan
30 tahun, Hari ini.
Alhamdulillaah , Masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Masih diberi waktu untuk bisa membantu. Aku hari ini & 30 tahun lalu. Sudah berdebu rupanya blog ini, oya, tulisan full bulan Januari bisa dilihat di instagram , belum sempat pindah ke sini. Terimakasih teman-teman yang masih berkunjung. Suka Hari ketika ada notifikasi kunjungan 😁😁 Pandemi, belum…
Tanya Kenapa ?
Menerima & Memaafkan, mudah ditulis , mudah diucapkan tapi sulit dijalankan . -Rakata
Meramu rasa
Senja meredup, awan gelap turun memeluk lembayung Ini bukan seperti biasanya, rintik hujan perlahan membersamai Senja, pulang . Senja , pulang . Aku paham, senja pulang Tapi, aku masih mematung dalam diam meramu kata dalam rasa yang membuncah Bahagia! Tak terkatakan , aku bahagia <> Duduk berhadapan , meski hanya berdiam Aku hafal betul ronamu…
November rain 🌧️
Masih sama, rintik hujan yang sama, langit yang sama, mendung , pun gemriciknya. Kecuali, KITA . – Rakata Apa yang lebih menyakitkan selain henti tanpa titik ? akhir tanpa sudah? jeda tanpa koma? Ada? Mungkin, …….
Dearly
Semoga , yang disemogakan disetiap doa yang disematkan . #anakbaik
Dear October
Dear Oktober yang baik , tolong kerjasamanya , bulan ini tugasku banyak ❤️ #Startingpointoct