- In: Heart
- Leave a Comment
I love you both in my own special way
even might with no words I ever say
// To my beloved and my sweetheart.
Wake me up when September ends…
Posted on: October 16, 2009
Summer has come and passed
The innocent can never last
wake me up when September ends
Sadarkah dirimu, berapa banyak waktu yang telah kita habiskan bersama hingga detik ini? Berapa banyak tawa? Berapa banyak canda? Berapa banyak tangis dan air mata? Berapa banyak pertengkaran? Berapa banyak rindu? Dan yang terakhir, yang mencakup semuanya, berapa banyak cinta?
Cinta ini, yang hingga detik ini masih aku percayai, memang tak sesempurna yang kita bayangkan dahulu. Banyak yang berlubang, banyak keretakan. Tapi dengan airmata, dengan tawa, dengan pertengkaran, dengan canda, juga dengan cinta, kita selalu bisa menutupi lubang yang ada, retak yang ada. Semuanya jadi lebih bermakna dan berwarna.
here comes the rain again
falling from the stars
drenched in my pain again
becoming who we are
Siapa bilang hujan adalah kesedihan? Yang senantiasa mengingatkan sesuatu yang menyakitkan. Hujan bagi kita adalah kenangan, masihkah engkau ingat dahulu? Tanpa teduhan, berhias hujan, kita saling berucap cinta di suatu tempat nan hijau itu?
Meskipun sekarang aku sakit, dan kamu pun sakit, kita tak pernah dan tak akan pernah mencela hujan. Karena sekali lagi, hujan buat kita adalah kenangan.
as my memory rests
but never forgets what I lost
wake me up when September ends
Biarkan sejenak, biarkan mengendap. Jangan dihentak, agar berhenti bergolak. Setelah tenang, baru kita kembali membahasnya. Aku bicara, engkau berkata, tiada henti, tiada sudah, semua mati, semua kalah. Jangan dituruti, nafsu kita saling mencaci. Biarkan sejenak, biarkan mengendap.
Biarkan lagu ini mengalun, membawa sedihku disetiap nadanya, hingga hilang semua duka, berganti dengan ceria..
Aku mencintaimu, kemarin, hari ini, esok, lusa dan selamanya…
Cukup panjang memang tulisan ini, tapi tak sepanjang cerita kita, hingga hari ini, dan hingga nanti,,, dan nanti,,,
Waffa
Posted on: August 11, 2008
- In: Heart
- 6 Comments
Aku jatuh cinta kepadamu
Dengan lugas aku katakan itu
Agar engkau mengerti arti sesungguhnya cintaku
Tanpa harus memaknainya dengan ribuan arti
Aku cinta padamu
Sesederhana itu kalimatku
Menyembunyikan betapa rumitnya perasaanku
Yang tak kan pernah mampu ku ucapkan
Aku cinta kamu
Kan ku katakan itu di tiap harimu
Aku ingin pulang
Posted on: July 21, 2008
Aku kangen…
Kepada rumahku, dimana aku bisa selalu sejenak beristirahat setelah lelah menjalani hidup…
Dimana aku bisa selalu sejenak menghilang dari kenyataan yang seakan-akan selalu saja menghimpitku
Dimana selalu ada tawa yang bisa sedikit membuatku terlupa akan lukaku yang menganga…
Kepada ibuku, dimana aku bisa selalu bersimpuh, mengadukan seluruh kesahku…
Dimana aku bisa selalu bermanja, merasakan kehangatan kasih dan sayangnya…
Dimana aku bisa selalu mendapatkan belaian mesra seorang ibu, tanpa banyak kata…
Kepada bapakku, dimana aku bisa selalu belajar tentang kebijaksanaan hidup dan kehidupan…
Dimana aku bisa selalu mendapatkan kekuatan untuk melanjutkan hidupku…
Dimana aku bisa selalu berkaca dan berkata, “Sudah sehebat diakah aku?”…
Dan kepada adikku, dimana aku selalu ingin melihat tawanya…
Terlalu lama rasanya kutinggalkan mereka
Mereka yang selalu setia menunggu dan membukakan pintu untukku, apapun kondisiku saat pulang…
Selalu memberi senyum untukku dalam setiap kesedihanku…
Aku ingin pulang…
Bingung
Posted on: July 2, 2008
Ah, tak tahu apa yang harus aku tuliskan. Perasaanku saat ini sudah terlalu berantakan. Tidak tahu lagi mana yang harus aku turutkan. Bingung!!
Ingin rasanya segera mengikhlaskan semuanya. Tetapi ternyata ilmu ikhlas itu tak bisa dipelajari secara instant. Dan prosesnya ternyata seringkali menyakitkan. Gusti Alloh, Engkau yang Maha Ikhlas, teteskanlah padaku sedikit saja. Biar aku bisa mengikhlaskan semuanya…
//Aku ingin mengikhlaskan semuanya…
Singkat
Posted on: June 27, 2008
- In: Diajeng
- 2 Comments
Habis gelap terbitlah terang,,,
Habis marahan terbitlah kangen,,,
*Hwekhehehehe,,, maksa banget yaks? Biarin orang sudah terpisah terlalu lama, kangen deh,,,
//Aku kangen,,,
O&)&09874935609686
Posted on: June 4, 2008
- In: Heart
- 4 Comments
dsawefawaseawewegs8fgfsfgas[pof084
tlg j00(*_)&()(*&)($)*_@(#)8-98′[pf=-98+_(*&@)*
#&$)ipoifa[poierq32ljra[pieoa
iu[-gjailjdf[=98320487q32965742958=
093548jf’laufpoewrasejfa;oier
[poIEWRPO324832R285309875
6Q09438U5UPAOIF’;AKJDF[PQ9IF
JDSLKJGA[PILKI\jsaf]ap9ew-r8qr954332r954u329
uraewckwcrewvpygsyvre494530
9t7w08t054385i432[po5i[p54=-0i8435q943509iw43e[
porii8q509riut84ure9f84943t6
5904ut09843u 6-0509w34t
lkj[poiuaopiuadifuiourewtr[wuer]e
SAFDDSAFADF+654SA6D5FD4F65
DSA4F6SAD4FA5DS4FASDFA09OIURE83ULIAJ;LFKJA
SDPQ32R0SDAJFAJHD[0AWQA-4IU
RE8F[AEWV;RNWN04V5B43BVN
P375VP43PV0NNQ934CBP8375CN43
5MBV795NV74375N3987VC5832
987493058743J;LAJFDPOIUREWP
[Q[8432=2143[OIIOUREQ0(
*&()*^)(&#(*$)^)($^&%)(*FAUWOI
UREPOIUEWPOIUWQERQWJE;KLAJF[0IUA
JALFSAIFU3473-8198-0WR7-986)(*&
^%^09Q43285=038215=-08432-09&^%_(^_(&=-8-
098=-0UYy:j”lj}_)i(#u:ewFPJ;KJGLSJFD[
OIUREW[Twead4-0q3ipot k[poritw4
5i43po5i[giskfzc’L-o=r-342=5r[o ik;kf
sf-*e-*sadf465sda4*-d/f-*asdf6
5sa4df5sa64dfasdfa=f-0e943r=-q0982r-
opfirapoif09wjurljavcjsifouqa[w4r98 542q74303q485li j a
iufaijfa;jfap9i0uf[rq9430r8=283rwqe
pirewkjlkjsadkJSAD;LWSJF[OIWEUR [0
Q8432[2834 =0752843LI;LQ;OIU32PR5AKFA
JSD;LKFADS.MCOIA [32ADLKJDAF;LKJSADF[A ADSFSA’FASF
A Ssfgiew-0i9t]w-04t943-5tikrg;ks’;kg
s][pig-0w4potk;fkg-si]-wi4t
i]itlkf[afaffdai=]q0rrera687a697ar6987ew
/9239r4q+r43sf/LKJL0-328-095-909S002304083-r7sad
//I’m sad,,, T_T
Kenapa harus begini?
Posted on: May 30, 2008
- In: Heart
- 9 Comments
Mencintai seseorang bukan suatu hal yang mudah dilakukan, maka itu sebelum kau putuskan untuk mencintai seseorang, pastikan bahwa kau cukup tangguh untuk menjadi orang yang rela melepasnya kelak, demi bahagianya,,,
Sepenggal tulisanku dahulu, yang ternyata , mungkin selamanya, hanya akan tinggal sebagai tulisan. Aku tak kuasa melakukannya!! Sungguh, ketika hati telah terpaut, pastilah memiliki keinginan harus memiliki, melindungi dan mempertahankan. Begitu pula aku yang begitu ingin memilikinya, melindunginya dan mempertahankannya.
Tetapi bagaimana ketika seseorang yang ingin ku miliki, ingin kulindungi, ingin ku pertahankan, seakan meronta-ronta hendak melepaskan diri dari pelukanku? Itu yang aku rasakan saat ini, Di! Sakit rasanya bila harus membayangkan hari-hariku tanpanya. Akan kah aku rindukan hadirnya? Kurindukan senyum dan tawanya? Kurindukan cubitannya? Ya, Di,,, Dia suka banget nyubit aku, terutama disini, di lenganku ini. Sakit rasanya, bahkan ada yang sampai membiru, tapi aku tahan. Bila aku harus melepasnya, bagaimana akan kulalui hariku tanpa semua itu Di? Tanpa hadirnya, tanpa senyum dan tawanya, juga tanpa cubitannya. Ah, tak bisa ku bayangkan, Di… Terlalu menyakitkan bila itu semua jadi kenyataan…
Di, pun begitu, sepertinya aku tak punya kekuatan untuk bisa menahannya disisiku. Aku pasrah. Begitu banyak rahasia, Di. Rahasia yang enggan dia ceritakan padaku. Rahasia hatinya. Aku tahu Di, sebagian hatinya masih hilang. Sebagian cintanya masih tertahan. Aku bisa merasakannya…
Dengan caranya melihatku, caranya memperlakukanku dan semua yang dia lakukan terhadapku. Ini menyakitkan, Di! Menyakitkan!! Menyakitkan ketika tahu bahwa orang yang aku cintai sepenuh hati merahasiakan sesuatu dari ku. Aku tahu maksudnya, agar aku tidak merasa sakit hati. Dia pikir lebih baik menyembunyikan kenyataan dariku.
Di, tahukah rasanya ketika ada orang yang berhasil membuatmu jatuh cinta, memanjamu dengan sayangnya, akan tetapi kemudian kau tahu bahwa sebagian cintanya telah hilang? Kemudian kau tahu bahwa sebagian cintanya bukan untukmu?
Robbi, beri hambamu ini kekuatan. Kekuatan untuk hidup dalam penantian. Penantian sebuah jawaban, yang entah sampai kapan akan berakhir. Beri hambamu ini keikhlasan! Keikhlasan untuk memberikan cinta dan rasa sayang. Cinta dan rasa sayang yang tanpa tuntutan dan menginginkan balasan. Beri hamba kemudahan! Kemudahan untuk bisa mencintai. Mencintai yang tanpa sakit hati. Beri hamba ketabahan. Ketabahan untuk merasakan sayatan-sayatan tajam dihati. Sayatan sebagai arti dari rasa cinta dan sayangku untuknya.
Ternyata mencintai itu sulit, sesulit ketika dirimu harus melepaskannya. Mencintai itu sakit, sesakit ketika kenyataan tak seindah apa yang kita kira. Mencintai itu mudah, hanya menjalaninya yang sulit.
//Bilakah semua ini akan berakhir?
Semua ini tentang hati, tak lebih
Posted on: May 30, 2008
- In: Heart
- 2 Comments
Diajeng, ternyata benar ya, everyone have their own past begitupun dia dan aku. Aku dengan masa lalu ku dan dia dengan kenangannya. Tak seharusnya aku terganggu dengan itu. Tetapi, bagaimana tidak?
bahkan hingga kini pun dia masih saja mengingatnya meskipun dia kini bersamaku, aku hanya bisa merasa memilikinya saat dia ada didekatku. Mungkin memang karena begitu sayangnya dia kepada pengisi hatinya sebelum aku. Atau karena sayangnya pada ku tak sekuat yang terdahulu. Hingga dia masih saja mengingatnya.
Diajeng, aku pernah bilang kan? Hati itu terlalu luas untuk diisi dengan dendam, tetapi terlalu sempit untuk diisi dua cinta? Mungkin perlu beberapa waktu lagi sebelum aku menjadi penghuni satu-satunya dihatinya. Sebab hingga saat ini, aku masih merasa punya “tetangga” dihatinya. And yes, it was really annoying!! Bahkan, seringkali, tidak bukan seringkali, tiap kali disinggung masalah itu, pasti langsung jadi sebuah pertengkaran. Apa iya saking masih sayangnya? Apa iya saking dalamnya cintanya dahulu? Apa iya cintaku kalah dengan cintanya yang dulu? Apa iya aku kalah dengan kenangannya? Ah, aku hanya bisa menyimpan pertanyaan-pertanyaan itu dihatiku. Tanpa ada jawaban pasti. Apa pasal? Setiap kali aku coba menanyakan itu padanya, coba meminta penjelasannya, setiap kali itu pula berakhir dengan tangisan. No explanation at all! Mungkin aku mengingatkan kenangan-kenangan indahnya dulu.Dia bilang agar aku menunggu sampai saat dia siap menjelaskan semuanya. But, I don’t know when.
Diajeng, iya aku marah, iya aku cemburu, iya aku bingung, iya aku ragu,
When he holds you close, when he pulls you near
When he says the words you’ve been needing to hear
I’ll wish I was him ’cause those words are mine
To say to you till the end of time
She said that I’m the one who she likes even when our first meet, she said that I’m the one who she always love all the time, but it seems to be too good to be true. Jika memang aku yang dia suka sejak awal, kenapa dia harus bersamanya? Aku katakan kepadamu, kenangan itu akan selalu ada diantara kita, dan menjadi penyebab pertengkaran kita selama kau tak bisa menghilangkannya dari ingatan dan hatimu! Seakan-akan begitu inginmu kembali kepadanya! Itu yang aku sangka kan kepadamu!!
Diajeng, bagaimana aku harus mempercayai seseorang jika di pertama kali aku bertemu, aku sudah dibohongi? Bagaimana aku harus percaya bila masih sedemikian banyak rahasia?? Bila benar kau tahu, KATAKAN PADAKU CARANYA!!
Diajeng, katakan padanya, aku punya cinta dan sayang yang sedemikian besar untuknya, aku hanya minta satu hal darinya, make me the one and only in her heart, that’s all. Dan selama itu belum bisa dia lakukan, dengan masih sedemikian banyaknya kenangan masa lalunya, sedemikian dalamnya cinta dan sayangnya dimasa lalunya, aku belum bisa percaya dan memberikan seluruh cinta dan sayangku untuknya. You can only get a part of it!
Like I told you before, heart is too wide to be fulfilled with angry and revenge, but its too small to be filled by two love!!
To my beloved : Please don’t take this like I’m angry to you, tidak. Aku tak bisa memarahimu, itu bukan suatu kesalahan, adalah hak mu menyimpan seluruh kenangan-kenangan itu bersamamu, selama hidupmu, aku tak bisa sedikitpun mencegahnya. Itu masalah hatimu, dan aku, tak bisa sedikitpun mengubahnya…
Marahku adalah diamku, sebab aku sudah tak punya suara untuk ku teriakkan, aku sudah tak punya air mata untuk ku teteskan.
Hari ini telah ku
Posted on: May 8, 2008
- In: Heart
- 2 Comments
Rabbi, sepertinya engkau masih enggan mengabulkan doaku
dan masih membiarkanku terjebak dalam rasaku sendiri
mengujiku sekali lagi dengan sangka dan cinta
Hari ini, telah kusiapkan semuanya
Ku siapkan hati dan kusiapkan diri
Aku siap seandainya kenyataan berubah sewaktu-waktu
Aku tak akan mati semudah itu!!
//Menunggu hari itu