Segenap cinta tersampaikan untuk jiwa penuh kelembutan. Tentang ukhuwah yangย tercerahkan. Sebuah kesan tak terlupakan. Kepadamu yang senantiasa tampakkan ketawaduan. Bersamamu wahai ayunda aku menyaksikan hidup terasa sepenuh perhatian.
Jika perpisahan adalah sebuah kemestian. Bisakah kita saling berdoa agar dapat terus bersama. Tapi ah bukankah ada yang bilang “ukhuwah itu bukan hanya pada indahnya pertemuan melainkan pada ingatan seseorang kepada saudaranya dalam setiap doa”. Dan ya, bukankah akupun bisa memilih menjadi saudara yang memelukmu lewat doa.
Mungkin tak banyak bilangan masa saat-saat kita bersama. Tapi kepadamu yang turut berperan melukis langitku penuh warna. Sungguh aku telah banyak belajar.
Jazakillah untuk setiap pertemuan penuh makna. Terimakasih telah repot-repot menuliskan ini untuk kami semua ya mb. Lagi-lagi aku belajar betapa lapang semestinya hati yang musti dimiliki, yang mampu menempatkan setiap pribadi pada posisi penting dan merasa penting. Serta tak lupa mengukirnya di hati. Bukan tentang siapa yang paling besar namun tentang hati mana yang mampu berbagi, membagi cinta untuk mendapatkan cinta yang lebih besar.
Mohon maaf atas segala khilaf dan salah. Semoga Allah kuatkan ikatannya.
Aku yang juga tengah berusaha mencintaimu karena Allah.
-WINDI- ๐๐
