Agak ekstrim ??ekstim dari segi apa terserah kalian mengapresiasikannya,,,,,
Apakah yang saya sampaikan ini mewakili apa yang dipikirkan/pernah terjadi oleh sebagian cewe’, mahasiswi, ataupun karyawati, misalnya. Aku tidak tahu….
Punya tinggi 170-an cm, kulit agak terang, binary mata tajam, paras sempuna, peranakan arab (mungkin), dan good looking.
Sorot mata memperlihatkan, dia baik, santai, dan cuek, “Sopir Pete2 Minasaupa”…
Setiap hari, 6.30 pagi Ia sudah ada dengan pete-petenya mampang di Blok L13 menunggu penumpang. Bisa dibilang Blok L13 ini perempatan kecil, pertemuan antara Blok L, Sekolah, Blok K, dan Bumi Bosowa Permai tempat aku tinggal. Karena letaknya yang strategis jadi lumayan banyak penumpangnya.
Hari ini kuliah pagi 7.30 DKU (Dasar Klinik Umum), so, start dari rumah 6.30 dengan pete-pete MU tentunya.
Nyaris aku ketinggalan pete2. muncul dari sudut sambil berlari karena sudah 6.40, 30 menit di pete2 MU, 5 menit di becak, dan 35 menit di pete2 07, di kampuz 8.50, (gawat nyaris tutup pintu dari luar)
Dengan mata yang tampak mencari-cari penumpang, apakah masih ada,
Dan ternyata ada satu, itu aku the last penumpangnya. Ia pun membanting kiri setirnya, tanda senang, untuk mengambilku,” Lumayan 2000 perak penambah penghasilan,” pasti ketusnya dalam hati”.
Dengan nafas ngos-ngosan (hah..ha) karena adu kecepatan dengan 10 menit itu, akhirnya bisa tenang dalam pete2 skarang.
Cakep amat, manis…Yah, sayang sopir Pete2. seandainya bukan???
Ya..itu merupakan respon alami dari hati dan otakku.
Tapi itulah yang nyata, kenapa?apakah pikiran smua wanita seperti itu?ketika menghadapi kejadian seperti ini, ataukah hanya aku????
Apakah kita telah diracuni, ataukah sudah menjadi watak wanita, TIDAK!!!
Yang menilai atau menghargai suatu suka, cinta, kagum, senang dengan yang disebut status social, fisik, tingkah laku, pandangan pertama ataupun dari keimanan (universal thingking).
Tergantung pribadi n karakter masing2,
Tadi itu hanya satu potret kehidupan dari aku, yang sepintas mengagumi.
Dengan gaya yang sopan dan santai menurunkan setiap penumpang, menunggu penumpang, mengembalikan kembalian. Itu saja.
Cakep. Itu hanya satu penilaian
Kagum. Itu juga hanya satu respon penilaian.
KIRI…!!!memberinya uang 2000 perak, dengan satu tatapan untuk penilaian selanjutnya.
