(Cerpen Yetti A.KA, basabasi co, 3 Mei, 2024)
Sepanjang waktu, Ibu lebih banyak berada di rumah, sementara Ayah bekerja sebagai pegawai pemerintah dan punya usaha sampingan memproduksi sepatu kulit rumahan bersama teman masa kuliahnya. Namun, Ibu tidak menganggap dirinya pengangguran. Kata Ibu, urusan rumah tangga lebih berat daripada pekerjaan apa pun di luar sana. Ayah yang pernah menggantikan Ibu melakukan seluruh pekerjaan rumah tangga selama cuti kerja, mau tidak mau menghargai pendapat Ibu dan menyerahkan uang bulanan yang lebih dari cukup untuk kebutuhan sehar-hari mereka dan Ibu juga bebas belanja yang lainnya. Namun, Ibu tetap hati-hati saat berbelanja di swalayan tiap awal bulan, dan sering kali berkata bahwa mereka harus lebih hemat menggunakan pasta gigi atau tidak menumpahkan sabun mandi cair di lantai kamar mandi.