*Ilmu Itu Tak Dapat Diraih Kecuali Dengan Enam Hal*
*ألا لا*تنال العلم إلا بستة #
سأنبيك عن مجموعها ببيان
ذكاء وحرص واصطبار وبلغة #
و إرشاد أستاذ وطول زمان
_Ketahuilah, engkau tak dapat meraih ilmu melainkan dengan enam hal_
_Akan aku kabarkan padamu semuanya dengan penjelasan_
_Kecerdasan, keinginan yang kuat, kesabaran, juga adanya bekal_
_Ada guru pembimbing, serta waktu yang lama_
(Diceritakan bahwa syair diatas adalah syair gubahan Sayidina Ali bin Abi Thalib, sebagaimana dinukil Syeikh Al-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Mutaallim)
Bagaimana gambaran الحرص (keinginan yang kuat) yang mestinya dimiliki oleh seorang penuntut ilmu ?
Pernah datang seorang penuntut ilmu pada seorang syeikh. Kemudian ditanya seberapa kuat keinginannya dalam menuntut ilmu.
Sang penuntut ilmu menjawab, “Keinginanku menuntut ilmu layaknya seperti orang kelaparan.”
Mendengar jawaban tersebut, sang syaikh kemudian membawa calon muridnya ke sebuah kolam. Lalu kepala penuntut ilmu itu dimasukkan ke dalam air hingga ia tersengal-sengal kesulitan bernafas dan mencari berbagai cara supaya kepalanya bisa keluar dari air.
Sang Syeikh berujar, ” Seperti itulah harusnya seorang penuntut ilmu memiliki keinginan untuk meraih ilmu.”
_(Furqon Abu Fawwaz, sebagaimana diceritakan Ust. Fadhli Abu Ezra pada kajian Ta’lim Mutaallim, 4/2/17)_

