Leea’s Weblog

November 22, 2009

I’m Return……………

Filed under: Uncategorized — zhee99 @ 4:14 pm

Alhamdulillah akhirnya bisa mengupdate blog ini lagi, setelah sekian lama vakum dari dunia per- blogAn. Terinspirasi dari seorang teman, yg dgn semangat 45 mengutak atik blognya, yang akhirnya membuat saya kepengen utk mengutak atik blog saya lagi….

Semoga, blog ini bisa aktif trus n gak vakum terlalu lama kayak kemarin2 …aminnn

 

 

November 19, 2007

haluuuuu

Filed under: diary — zhee99 @ 5:13 am

lama ya……gak posting2 ke blog….sbenerny dah lama pgn posting2 lagi tapi takada waktu 🙂 males juga mo maen ke warnet…kapan2 de posting2 lagi

Agustus 23, 2007

Semoga de :(

Filed under: diary — zhee99 @ 8:41 am

suasana di kantor kian hari kian gak enak………my manager n my HRD mnager lagi bersitegang nih…..sebenernya sih ni dah berlangsung beberapa bulan yang lalu….tapi tetep aja mereka berdua gak ada titik temunya…yang satu gak mau ngalah n yang satu gak bisa tegas…Q ma temen2 jadi bingung ni harus gmn….perlu diketahu kantorku ni bukan kantor besar dengan jumlah karyawan yang buanyaaaak tapi cuma CV kecil jadi bila ada konflik di atasan pasti bawahan juga ngrasa langsung….qt jadi bingung mo patuh ma yang mana.Sebenarnya mereka berdua tu tahu bgt kalo perselisihan yang terlalu lama itu tidak baik ,so knapa juga gak segera diakhiri.4JJI kan gak seneng ma orang yang bermusuhan hiks….hiks…..Ya aq ma temen2  sih cuma bisa berdoa aja semoga mereka berdua segera mengakhiri perselisihan ini……:)

Pengantin

Filed under: Renungan — zhee99 @ 8:29 am
Pertunangan ini ditentukan sejak azali
Untuk sebuah masa diujung hidup nanti
Berlangsungnya perkawinan dengan maut
Hantarannya sakit dan nazak sakaratul maut
Tamu bertandang menghadiahlkan isak tangis
Pengantin dimandikan
Keranda jadi pelamin
Pemgantin bersanding sendirian diarak keliling kampong
Berkumandang adzan dan kalimah suci
Akad nikahnya bacaan talking berwalikan liang lahad
Saksi pula gundukan tanah-tanah pekuburan
Berhiaskan rerumput ilalang dan bunga kamboja
Tiba masa pengantin menunggu sendirian
Malam pertama bersama kekasih
Di kamar berselimutkan tanah
Dia menuntut janji, sucikah kita tatkala berpadu
Pernahkah taubat sepanjang hayat
Atau terkubur bersama dosa-dosa
Dan Dia kekasih itu menetapkanmu di surga
Atau melemparkan dirimu ke neraka
from : majalah mutiara amaly vol 16

Agustus 22, 2007

Sistem Telepon Selular Digital GSM

Filed under: telecommunication — zhee99 @ 8:47 am
Satu tahun terakhir ini, pertelekomunikasian di Indonesia dimarakkan oleh hadirnya telepon genggam atau selular digital GSM (Global System for Mobile communications.)  Sebelum GSM, di Indonesia telah ada 2 jenis telepon selular analog, yaitu AMPS (Advances Mobile Phone System) dan NMT (Nordic Mobile Telephone). Jenis telepon selular digital lainnya yang akan segera dioperasikan di Indonesia adalah DAMPS (Digital AMPS). Tulisan ini mengupas latar belakang, teknologi dan perkembangan GSM.
STKB selular sistem analog yang beroperasi di Eropa bersifat sangat regional, di mana masing-masing negara mengoperasikan sistem yang berbeda dan tidak kompatibel satu dengan yang lain. Di Jerman dan Portugal beroperasi sistem C-NET yang dikembangkan oleh Siemens, di Perancis beroperasi sistem RC-2000, di Belandan dan negara Skandinavia beroperasi sistem NMT yang dikembangkan Ericson, sedangkan di Inggris Raya beroperasi sistem TACS.  Masing-masing sistem dikembangkan dengan teknologi yang berbeda, sehingga tidak ada kompatibilitas satu dengan yang lain. Akibatnya setiap sistem hanya dapat dioperasikan di wilayah negara yang tertentu. Kondisi ini sangat tidak menunjang kegiatan mobilitas masyarakat negara Eropa yang sering berada di negara lain, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata. Ditambah lagi dengan rencana terbentuknya European Community, kondisi tersebut sama sekali tidak dapat dipertahankan.  Pengembangan masing-masing sistem analog yang beroperasi hanya nasional disebabkan adanya orientasi interest yang berbeda bagi masing-masing pengelola, yakni PTT. Akibatnya, pemasaran terbatas hanya satu negara dan tidak dapat mendapatkan jumlah pelanggan yang cukup besar. Tetap diperlukan dukungan infrastruktur yang lengkap dan mahal, sehingga konsekuensinya adalah timbulnya harga jual yang mahal serta biaya pemakaian yang cukup tinggi. Oleh sebab itu pemakai selular terbatas hanya mereka yang benar-benar mampu dan memerlukan, bukan sebagai sarana telekomunikasi yang mencapai segenap lapisan masyarakat.  Atas dasar pemikiran tersebut dan tanpa menguntungkan salah satu sistem yang telah beroperasi serta untuk menciptakan sistem yang jauh lebih baik dari yang sudah ada, maka Perancis (France Telecom) dan Jerman (Bundespost) sepakat untuk memelopori munculnya teknologi digital selular yang kemudian dikenal dengan nama GSM, dengan didukung oleh industri telekomunikasi di kedua negara tersebut.  Melalui pengkajian yang sangat mendalam, akhirnya ETSI (European Telecommunication Standard Institute) dapat menerima GSM sebagai standar Eropa.  Pada pertengahan tahun 1991, jaringan GSM muncul untuk pertama kalinya, dimana salah satu pelopornya adalah Deutsche Bundespost melalui anak perusahaannya Detecom siap untuk mengoperasikan GSM pada 1 Juli 1991, yang dikenal dengan nama D1 Network.  Diperkirakan dengan munculnya standarisasi GSM, sistem lain yang beroperasi di Eropa perlahan-lahan hilang. Ini berarti hilangnya sebagian besar pasar sistem non GSM. Hal tersebut mempengaruhi minat industri untuk mengembangkan teknologi sistem lama yang ada (CNET, RC 2000, NMT, TACS).
Pengembangan GSM
Dalam konferensi WARC (World Administrative Radio Conference) tahun 1979, ditetapkan bahwa frekwensi 860 Mhz – 960 Mhz dialokasikan untuk komunikasi selular di kemudian hari. Dengan penetapan ini berarti band frekuensi selebar 2 x 25 Mhz khusus disiapkan untuk sistem selular digital.  Tahun 1982, dengan dipelopori oleh Jerman dan Perancis, maka CEPT (Conference Europeance d’Administration de Post et Telecommunication) menetapkan GSM sebagai standar digital selular untuk Eropa. Dan tahun 1985, Jerman, Perancis, Itali dan Inggris bersatu untuk mengembangkan standarisasi GSM. Tahun 1987 di tanda tangani Memorandum of Understanding pemakaian GSM oleh 14 negara Eropa.  Target pembangunan GSM :
  • Tahun 1991 adalah permulaan pengoperasian jaringan GSM
  • Tahun 1993 meliputi semua kota besar
  • Tahun 1995 mencapai semua jalan raya antar kota.
Di dalam kenyataannya, banyak terjadi hambatan dalam penerapan GSM, sehingga target operasional GSM tidak terpenuhi. Walaupun semua infrastruktur telah siap sejak pertengahan 1991, namun realisasi pengoperasian secara komersil baru dapat dimulai kuartal terakhir 1992.  Situasi ini menunjukkan bahwa GSM merupakan teknologi yang sangat kompleks dan memerlukan pengkajian cukup lama untuk mencapai kesepakatan standar. Disamping itu GSM menjadi ajang perebutan pengaruh dan kompetisi baik dari masing-masing operator di tiap negara, maupun industri telekomunikasi yang memproduksi GSM. Keuntungan bisnis yang besar akan diperoleh pihak yang berhasil memasukkan usulan standarnya. Tidak heran apabila standar type approval untuk hand phone baru dapat disepakati pada September 1992, karena harus mempertimbangkan dan memasukkan puluhan item pengujian dalam memproduksi sistem GSM.  Walaupun standarisasi GSM baru saja terselesaikan dan pengoperasiannya baru saja dimulai, bahkan belum merata ke seluruh Eropa, namun dengan mengantisipasi perkembangan GSM yang sangat pesat serta tingkat kepadatan pelayanan per area yang tinggi, maka arah perkembangan teknologi GSM adalah DCS 1800, yakni Digital Celular System pada alokasi frekwensi 1.800 MHz. Dengan frekwensi tersebut, akan dicapai kapasitas pelanggan yang semakin besar per satuan sel. Di samping itu, dengan luas sel yang semakin kecil akan dapat menurunkan kekuatan daya pancar hand phone, sehingga bahaya radiasi yang timbul terhadap organ kepala, sebagaimana dikhawatirkan pada akhir-akhir ini, akan dapat dieliminasi.
Jaringan GSM
Alokasi frekwensi :
  • Transmit : 935 MHz – 960 MHz
  • Receive : 890 MHz – 915 MHz
Modulasi : TDMA (Time Division Multiple Access)
Caarier spacing : 200 KHz untuk 8 kanal
Jaringan GSM selular, terdiri atas :
  • MSC (Mobile Switching Center), sebagai switching system
  • BSS (Base Station Subsystem), sebagai pengirim dan penerima sinyal radio dari dan ke pelanggan
  • OS (Out Station), sebagai terminal pelanggan yang bersifat bergerak.
Keistimewaan dari GSM yang tidak terdapat pada sistem analog maupun pada American Digital Cellular (ADC) adalah adanya standardisasi interface antar masing-masing sub sistem. Dengan demikian, GSM menjanjikan suatu sistem yang tidak harus dimonopoli oleh satu merek. Dalam arti bahwa Switching, Base Station, dan Out Station dapat berasal dari merek/pemasok yang berbeda. Kondisi ini jelas sangat menguntungkan pihak operator, karena tidak ada ketergantungan sama sekali terhadap satu supplier.  Ketidaktergantungan kepada satu pemasok tersebut memungkinkan karena adanya standardisasi yang jelas
  • A Interface, antara MSC dengan BSS
  • A Bis Interface, antara BSC dengan BTS
  • Um Interface, antara BSS dengan Out Station.
Standardisasi A-bis Interface belum sepenuhnya terselesaikan, sehingga sampai saat ini BSS secara lengkap pada umumnya dipasok dari satu mere.  Standardisasi A Interface dan Um Interface terbukti telah berhasil dengan baik. Jaringan D1 / Detecon merupakan kombinasi dari MSC dari Siemens dan BSS dari Philips, D2 / Mannesman merupakan kombinasi dari MSC SEL dan BSS dari Alcatel (Walaupun sekarang SEL dalam group Alcatel, namun subsistem MSC dan subsistem BSS berasal dari industri yang berbeda).  Karena fungsinya yang sangat kompleks, maka MSC dilengkapi dengan :
  • Home Location Register (HLR) untuk menyimpan data permanen dari semua pelanggan.
  • Visitor Location Register (VLR) untuk menyimpan data pelanggan yang bersifat temporer disesuaikan dengan area tempat pelanggan berada.
  • Authentication Register (AuC) untuk keperluan pemeriksaan validasi pelanggan.
  • Equipment Identity Register (EIR) untuk menyimpan nomer identitas pelanggan.
Mobile Switching Center (MSS)
MSC merupakan inti dari jaringan selular, dimana MSC berperan untuk inter koneksi hubungan pembicaraan, baik antar pelanggan selularr maupun antar selular dengan jaringan telepon kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.  MSC memberikan pelayanan kepada pelanggan meliputi :  *Bearer Services :
    • 3,1 KHz telephony
    • Synchronous data 0,3 Kbit/s – 2,4 Kbit/s
    • PAD Services
    • Alternated speech/data
*Teleservices :
  • Telephony
  • Emergency calls
  • Telefax
· Short message services *Supplementary services :
  • Call forwading
  • Charging services
  • Call bearing services
  • Closed user group
Home Location Register (HLR)
HLR berfungsi untuk penyimpan semua data dan informas mengenai pelanggan yang tersimpan secara permanen, dalam arti tidak tergantung pada posisi pelanggan. HLR bertindak sebagai pusat inforamsi pelanggan yang setiap waktu akan diperlukan oleh VLR untuk merealisasi terjadinya komunikasi pembicaraan. VLR selalu berhubungan dengan HLR dan memberikan informasi posisi pelanggan berada.
Visitor Location Register (VLR)
VLR berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan, dimulai pada saat pelanggan memasuki suatu area yang bernaung dalam wilayah MSC VLR tersebut (melakukan Roaming). Adanya informasi mengenai pelanggan dalam VLR memungkinkan MSC untuk melakukan hubungan baik Incoming (panggilan masu) maupun Outgoing (panggilan keluar).  VLR bertindak sebagai data base pelanggan yang bersifat dinamis, karena selalu berubah setiap waktu, menyesuaikan dengan pelanggan yang memasuki atau berpindah naungan MSC. Data yang tersimpan dalam VLR secara otomatis akan selalu berubah mengikuti pergerakan pelanggan. Dengan demikian akan dapat dimonitor secara terus menerus posisi dari pelanggan, dan hal ini akan memungkinkan MSC untuk melakukan interkoneksi pembicaraan dengan pelanggan lain. VLR selalu berhubungan secara intensif dengan HLR yang berfungsi sebagai sumber data pelanggan.
Authentication Center (AuC)
AuC menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk memeriksa keabsahan pelanggan, sehingga usaha untuk mencoba mengadakan hubungan pembicaraan bagi pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan. Disamping itu AuC berfungsi untuk menghindarkan adanya pihak ke tiga yang secara tidak sah mencoba untuk menyadap pembicaraan.  Dengan fasilitas ini,maka kerugian yang dialami pelanggan sistem selular analog saat ini akibat banyaknya usaha memparalel, tidak mungkin terjadi lagi pada GSM. Sebelum proses penyambungan switching dilaksanakan sistem akan memeriksa terlebih dahulu, apakah pelanggan yang akan mengadakan pembicaraan adalah pelanggan yang sah.  AuC menyimpan informasi mengenai authentication dan chipering key.Karenae fungsinya yang mengharuskan sangat khusus, authentication mempunyai algoritma yang spesifik, disertai prosedur chipering yang berbeda untuk masing-masing pelanggan. Kondisi ini menyebabkan AuC memerlukan kapasitas memory yang sangat besar. Wajar apabila GSM memerlukan kapasitas memory sangat besar pula.  Karena fungsinya yang sangat penting, maka operator selular harus dapat menjaga keamanannya agar tidak dapat diakses oleh personil yang tidak berkepentingan. Personil yang mengoperasikan dilengkapi dengan chipcard dan juga password identitas dirinya.
Equipment Identity Register (EIR)
EIR memuat data-data peralatan pelanggan yang dibagi atas 3 (tiga) kategori, yakni :
  • Peralatan yang diijinkan untuk mengadakan hubungan pembicaraan kemanapun.
  • Peralatan yang dibatasi dan hanya diijinkan mengadakan hubungan pembicaraan ketujuan yang terbatas.
  • Peralatan yang sama sekali tidak diijinkan untuk berkomunikasi.
Kebaradaan EIR belum distandardisasi secara penuh, oleh karena itu belum dioperasikan di semua operator Eropa. Masih diperlukan klasifikasi di Eropa dan penyempurnaan yang berkaitan dengan aspek hukum.
Base Station Subsystem (BSS)
Base Transceiver Station (BTS)
BTS berfungsi sebagai interkoneksi antara infra struktur sistem selular dengan Out Station.BTS harus selalu memonitor Out Station yang masuk ataupun yang keluar dari sel BTS tersebut. Luas jangkauan dari BTS sangat dipengaruhi oleh lingkungan, antara lain topografi dan gedung tinggi.BTS sanga berperan dalam menjaga kualitas GSM, terutamaa dalam hal frekwensi hoping dan antena diversity.
Base Station Controller (BSC)
Pada umumnya setiap BSS terdiri atas beberapa Base Transceiver Station, dengan masing-masing BTS mempunyai area yang berbeda.Namun demikian selalu ada area yang over lapping, sehingga kontinuitas komunikasi Out Station dengan infrastruktur selular tetap terjaga.  BSC sangat diperlukan untuk mengaur perpindahan Out Station dari satu BTS ke BTS lainnya.Perpindahan area ditentukan dari beda kekuatan sinyal antara 2 (dua) BTS Oper Lapping.Fungsi BSC :
    • Interfacing antara BSC-MSC, BSC-BTS dan BSC-OMC
    • Alokasi kanal BSC-BTS
    • Indikasi channel blocking antara BSC-MSC
    • Pengaturan frekwensi hoping
    • Pengaturan konfigurasi kanal
    • Pengaturan enkripsi
    • Proses Handover
    • Pengaturan broadcasting channel
from : www.elektroindonesia.com (more…)

P0lYg@m!

Filed under: islamic — zhee99 @ 6:35 am

***Puisi Sang Suami Hendak Berpolygami***

Istriku,jika engkau bumi,akulah matahari

aku akan menyinarimu karena engkau mengharapkan sinaran dari ku

ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang

Aku pasti akan tetap menyinari bumi,hingga terkadang bumi terasa akan silauanku.

lantas aku ingat satu halbahwa Tuhan menciptakan bukan hanya bumi malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku.

Lalu relakanlah aku menyinari planet lain, menyampaikan faedah adanya aku, karena sudah takdir illahi sinaranku diperlukan planet lain…

***Balasan Puisi Sang Istri***

Suamiku,andai kau memang mentari, sang surya yang memberi cahaya

aku merelakan engkau berikan sinaranmu kepada segala planet yang telah Tuhan ciptakan karena mereka juga seperti aku, perlukan cahayamu dan akupun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaranmu

AKAN TETAPIIIIIIIII….Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt saja, janganlah bermimpi untuk menyinari planet lain!!!

Karena bilik tidur kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi

Lihatlah dirimu pada cermin kaca di sudut kamar kita

di tengah remang remang pancaran cahaya mu yang telah kau mengerti

Coba lihat siapa dirimu…..Matahari atau Lilin????

( from : Majalah Mutiara Amaly Volume 24 )

Agustus 15, 2007

Check out my Slide Show!

Filed under: Uncategorized — zhee99 @ 8:47 am

Guest Book

Filed under: Uncategorized — zhee99 @ 6:29 am

Assalamu’alaikum Wr Wb

Selamat Datang di Blog saya yang gak sempurna ini ( memang lagi belajar 😀 ) Mohon bantuannya biar bisa lebih baik….comment,saran dan kritik silahkan kirim aja….semoga blog ini bisa bermanfaat untuk semua …

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai