Monthly Archives: April 2016

Hilang..

apa yang kau takutkan dari hilangnya fajar?
mengapa kau gelisah ketika senja mulai menyapa?
apa yang khawatirkan?
toh, besok dia datang lagi

Lantas apa yang membuatmu sebegitu resah?
Bukannya tadi kau sia-siakan ketika dia datang.
Kau acuhkan dia yang datang dengan sinar hangatnya.
Katamu kau terganggu karena terlalu silaunya

tapi tenang saja, esokpun dia pasti kembali.
dengan sejuta rasa yang mati.
karna dia yang tak pernah dihargai.
lelah menanti sang tak punya hati

Rel kereta dan Sepasang Sepatu

Pernahkah kalian melihat sepasang rel kereta?
Mereka sama tanpa beda,
Beriring dan selalu bersama,
Tampak serasi di setiap pasang mata

 

Bagaimana pula dengan sepasang sepatu?
Selalu punya langkah yang sepadu
Sisi kiri dan kanan saja yang beradu
Namun tetap mengarah pada satu yang dituju

 

Tapi apalah arti kebersamaan dan keseiringan itu?
Karena pada kenyataannya mereka tetap saja acuh
Bersama tapi tak pernah Satu
Beriring tapi tak pernah bertemu

 

Keadaan yang terlihat memaksa
Serasi hanya dalam pandangan mata
Bertahan untuk alasan yang entah apa
Terobsesi karena seolah tampak sama

 

Lihat lah sedikit lebih dekat.
Ada sesuatu yang nampak lebih terikat
Sesuatu yang jauh berperan erat
Senantiasa mendampingi tanpa penat

 

Apa jadinya kau tanpa baut wahai rel kereta?
Apa jadinya kau tanpa seutas tali wahai sepatu?
Kau hanya seonggok besi yang tak punya makna.
Kau pula sepatu yang tak akan sudi dikenakan manusia

 

Apa yang kau takutkan dengan perbedaan?
Apa yang kau pertahankan dari sesuatu yang hanya tampak sama?
Jangan jadikan alasan sudah terlalu lama bersama
Karena mungkin kau tak menyadari keberadaan yang ada

 

Kau bisa saja terus beriring namun tetap asing
Melangkah bersama tak menyatu namun tampak serasi
Mengabaikan sesuatu yang mempunyai peranan Haqiqi
Tanpa pernah tau kesetiaan yang sejati

 

 

 

 

Curahan Cinta

Tips-Mengatasi-Patah-Hati

Pernahkah dalam hidup kalian merasakan sesuatu yang unik?

Sesuatu yang membuat kita merasa bahwa dunia tiba-tiba menjadi begitu ramah, hingga terasa angkuh jika tak membalasnya dengan terus tersenyum.

Lalu seperti ada seekor kupu-kupu di dalam perutmu yang seakan ingin mengajakmu terbang.

Begitu pun dengan degup jantung yang berirama seolah membuat ingin menari.

 

Apapun bisa saja dirasakan ketika jatuh cinta bukan? Dan semua orang pasti punya pendeskripsian yang berbeda-berbeda tentang itu

 

Cinta bisa saja menjadi hal yang sederhana, namun bisa pula menjadi sesuatu yang begitu rumit. Cinta tak hanya tentang cerita indah saja, bahagia dan menderita adalah hasil dari proses jatuh cinta. Jika tak bahagia, maka bersiaplah untuk menderita.

Salah satu cara untuk meminimalisir seseorang agar tidak menderita adalah dengan mencintai secara wajar yang tentunya tidak melebihi porsi cinta kepada sang Pencipta. Jangan pernah membuat Tuhanmu cemburu, karena Ia lah yang akan selalu ada dalam segala apapun kondisimu, senantiasa memaafkan kesalahanmu dan menuntunmu ke arah yang benar, sedangkan manusia belum tentu begitu.

Tak terhitung sudah berapa kali kita membuat Allah kecewa. Datang hanya di saat butuh dan merayu ketika ingin meminta sesuatu saja, kemudian kita lupakan Allah ketika kita dapatkan apa yang kita inginkan.

Sebegitu jahatnya kita, namun Allah tak pernah berhenti memberikan maafnya. Tak perlu kita membujuk rayu meminta agar Ia sudi mencintai kita lagi, sebab kasih sayang Allah kepada hambanya tak perlu diragukan.

Sebenarnya Allah selalu memberi petunjuk ketika kita berada dalam situasi yang salah, namun dengan angkuhnya kita malah mengabaikannya tanpa berpikir. Kita hanya protes dengan segala do’a kita yang belum terkabul dan sibuk dengan segala keluhan-keluhan kita tanpa mau bersyukur.

Allah tau apa yang terbaik. Kita hanya perlu berusaha dan berdo’a, bukan memaksa. Apa yang kita inginkan belum tentu itu yang dibutuhkan dan yang diidamkan belum tentu itu yang terbaik. Kerahkan segala usaha serta do’a, selanjutnya biarkan Allah yang menunjukkan jalan.

Namun siapa yang sanggup menghindar dari jatuh cinta? Siapa yang mampu menentukan pada siapa dia akan jatuh cinta?

         Ini adalah masalah hati sehingga akal seolah tak punya andil dalam situasi ini. Dengan demikian perasaan akan lebih banyak berbicara daripada nalar, sementara cinta tak bisa hanya mengandalkan rasa tanpa berpikir.

Berhentilah menggantungkan harapan kepada manusia sebab ketidakpastian itu pasti. Ingatlah Allah sang maha pembolak balik hati. Jika hari ini kau sedang dicintai, bukan berarti kau tak punya kemungkinan untuk tidak dicintai suatu saat nanti, begitu pun sebaliknya.

Ini adalah tentang kesiapan. Apapun yang akan kau jalani, apapun yang akan kau mulai, bersiaplah untuk segala kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi. Jangan ditunggu jangan dinanti, jalani sewajarnya. Ini hidupmu, kaulah penentu langkah untuk tetap maju atau berhenti.