Category Archives: curhat

being 20 something is hard? hmh

currently listening : Pongky Manulang – Kau Yang ku Cinta
eh eh, 30 Juli kemarin saya ulang tahun. Semoga di usia-usia-awal-20-an-tahun-yang-katanya-masa-yang-labil-dikit-dikit-emosi-kebanyakan-sensitifnya-ketimbang-berfikir-positifnya ini, saya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi hihihihi 🙂

19 Comments

Filed under buku, curhat

Karma-logy!

Currently Listening : PSAPP – Cosy In The Rocket
Karma, karma, karma. Menurut wikipedia karma merupakan terjemahan dari ‘Kamma’, sebuah kata dari bahasa Pali (Indo-Arya) yang artinya perbuatan. Karma sendiri termasuk di dalam ajaran agama Budha, sebuah konsep dimana jika seseorang melakukan sesuatu yang baik, pada suatu saat sesuatu yang baik akan terjadi pada orang tersebut, dan sebaliknya. Saya rasa semua orang rata” udah pada tahu sama konsep ini. Kalo ditanya apa saya percaya? iya, percaya.. Tapi hal ini bukan berarti menjadi sebuah motif untuk melakukan sesuatu yang baik dengan harapan mendapatkan rewards di kemudian hari. Ini lebih menjadi kontrol buat saya, untuk sedikit meredam emosi ketika sesuatu yang buruk telah dengan sengaja dilakukan oleh seseorang ke saya, in the end, gak perlu dendam, cukup untuk rileks sampai orang itu mendapatkan ganjarannya..

Itu teorinya, tapi as a human , tempo” cara instan selalu menggoda untuk dilakukan ketika karma dirasa terlalu lama muncul untuk memberikan kejutan buruk. Dan mulailah saya merancang cara” licik untuk membalas dendam. Hal berikutnya, ketika sebuah dendam telah terlaksana, tanpa sadar karma akan berjalan melenggang ke arah saya.. Rantai karma pun akan berotasi tak henti-nya ketika semua orang mulai terlibat melakukan balas dendam.
Hari ini, hari dimana biasanya temen” lama muncul di Yahoo Messenger, dan saya menyiapkan kuping untuk menjadi ‘good listener’. Mulailah saya terlibat dalam percakapan yang isinya menghujat, marah, bingung, dll, yang pada akhirnya dengan cerdik saya harus memberikan saran. Saran dari mereka yang katanya cukup ampuh, katanya lo hehe..
” tapi gw gak bisa nerima cara dia yang kayak gitu!! gak terima, seharusnya dia tau dong kalo gw udah rela begini supaya begitu. apa dia sengaja mainin gw ya, sialan! “
“oh” : berusaha mencari saran
” eh tau nggak ternyata si A itu begini, dulu sms yang itu ternyata dia yang ngirim. licik ya! gw doain gak bisa lulus tahun ini”
” apa? ” : berusaha mencari saran
” dia curang, dulu gw gini dia gak boleh, sekarang main belakang.. ah, kampret”
“oh, sabar aja ya say” : berusaha mencari saran.
saya akhirnya ingat sama janji untuk nemenin temen mau cari persiapan wisuda, dan sekejap terakhiri-lah percakapan dengan 3 orang ini. tak lupa memberi saran
” do you believe in karma? “..

18 Comments

Filed under curhat

generic generic!

Currently listening : The Freelance Hellraiser – Want You To Know
Tadi siang si-mama mengirimkan saya kentang kering (plus: teri+kacang) pedas. Makanan favorit kami sekeluarga, yang selalu mama kirim kalo ada waktu buat memasak, maklumlah mama saya bisa dibilang orang sibuk 🙂 Tidak ada yang istimewa dari kiriman itu, hanya masakan biasa, namun rasanya sangat istimewa walaupun bentuknya sederhana. Istimewa karena saya yakin, mama memasaknya dengan kasih sayang, istimewa karena kami (saya dan kakak”) sudah terlatih untuk menikmati sesuatu yang biasa, namun sangat istimewa di hati..
Mama dan papa adalah seorang PNS biasa, gaji mereka berdua tentulah sangat pas”an untuk membesarkan kami bertiga. Dulu, hidup kami tidak semudah hidup seperti kalangan jetset. Saya ingat sekali, mereka selalu menerapkan prinsip ” sistim imbalan” : kalo kami ingin sesuatu,kami harus berusaha untuk mendapatkan sesuatu tersebut sebagai imbalan.. Saya ingat, ketika kakak perempuan saya minta dibelikan laser disc player, dia harus bisa mempertahankan juara 1 selama beberapa caturwulan. Saya ingat ketika kakak laki” saya minta dibelikan parabola, dia harus bisa mempertahankan prestasinya di sekolah, dan saya masih ingat ketika saya minta izin study tour ke padang, saya harus bisa masuk 3 besar di smp.. Orang tua saya terlihat ber-obsesi? itu mungkin anggapan yang muncul, saya juga dulu sempat mengecam mereka karena tindakan itu. Tapi semakin kami besar, kami sadar bahwa maksud mereka baik, kami dilatih untuk bisa berjuang keras untuk mendapatkan sesuatu. Awalnya berat, dan kami sempat dibikin iri melihat teman” yang hidup berkecukupan tanpa harus punya ranking, tapi akhirnya kami sadar, bahwa semuanya butuh pengorbanan.

Mereka dulu tidak pernah mempekerjakan asisten rumah tangga (ART). Kami diminta untuk mengerjakan ini itu sendiri, segala pekerjaan rumah dibagi”. Biasanya saya dapat bagian cuci piring dan menyapu rumah, kakak perempuan saya membantu kegiatan di dapur & mencuci, kakak laki” saya mengurusi taman dan membersihkan mobil.Tapi semua kerja keras kami terbayar, ketika weekend biasanya kami sekeluarga nonton di 21, makan di restauran mahal,atau sekedar jalan” keluar kota. Lagi-lagi kami sempat iri melihat teman” yang segala sesuatu dikerjakan sama ART, tanpa harus capek badan, tapi akhirnya kami sadar, pembagian tugas itu sebenarnya adalah trik untuk memper-erat sifat saling membantu terhadap sesama anggota keluarga.
Ada yang bilang, bukannya seharusnya pegawai BPN (Badan Pertanahan nasional) biasanya punya banyak duit? Hahaha, yah kalo gak jujur sih mungkin iya, tapi papa mama sempet bilang lebih baik kami dikasih makan dari uang halal walaupun pas”an, daripada dari uang haram..
Jadi ya bo’, kalo ada yang ngliat saya sekarang kok hidupnya seneng” terus, jangan kaget ya. Saya sudah biasa tuh untuk mengatur keuangan seadanya untuk ini itu dengan kepuasan maksimal, tanpa harus gali lobang tutup lobang, hahaha. Meminjam istilah dari miund, pola hidup generic, kenikmatan maksimal walaupun gak harus mahal hahahaha 🙂

28 Comments

Filed under curhat

SNAPSHOT!

Currently Listening : Relish – It’s You I’m Thinking Of

Jangan ngaku” penonton cerdas kalo belum pernah liat program Snapshot!hehe. Kalo kata saya sih, program ini sebuah oase diantara gurun program yang gak bermutu di tipi” kita hihi. Dan hebatnya, ini acara bisa bikin saya ketawa monyet sampai lemas-selemasnya. But in different way hihi,tapi efek ketawanya sama seperti ketika saya menertawakan statement para artis ABG kita di acara gosip yang berjamur itu hihi..

Nah minggu ini tema snapshot-nya adalah tentang bagaimana menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kesalahan pengejaan seperti Vermak Jeans, Cetak Fhoto, plus mengkomentari kebiasaan kaum” metropolitan jaman sekarang, yang doyan menyelipkan sedikit bahasa Inggris di sela pernyataan, baik secara verbal maupun tertulis.. Kaya gini nih ” kita harus ber-positive thinking dalam menghadapi suatu masalah”, atau “my pop punya mowbil empat, tjapi gawrasinya gak chukup, tjadi my pop juwal ke client”nya, yah but it’s okay for me, global warming is cool *cinta lawra mode on*” hehe

Saya sendiri? jujur aja deh, sering-nya sih tidak menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Yah bo’,wajarlah, kalo sehari” berbahasa dengan baik pasti akan terdengar aneh. Tapi saya sangat menghargai ajakan untuk menghargai bahasa Indonesia sebagai sebuah identitas bangsa 🙂

Nah, saya mau berterima kasih sama Bapak Anton.M Moeliono(pakar Bahasa) yang tadi menjadi narasumber di program ini. Karena tadi saya diberitahukan beberapa kosakata serapan yang sudah sering kita dengar, apalagi manusia setengah maya seperti saya.. Jadi ternyata

Mouse = Tetikus

Download = Mengunduh

Upload = Memunggah

Dan jangan heran suatu saat saya akan berkata seperti ini:

” Duh tetikus saya rusak nih, padahal sebelumnya bisa saya pakai buat mengunduh. Apalagi malam ini saya harus banyak memunggah file ke situs itu. Boleh saya pinjem tetikus kamu?” cit cit cit

hahahahaha 🙂

30 Comments

Filed under curhat

Jaiman : hal kecil untuk sesuatu yang besar!

currently listening : Imogen Heap – Hide and Seek

Hari sabtu ( 10-05-2008 ) kemarin, saya dan mas Edi pergi ke daerah Pantai Pandansari-Pantai Samas, Bantul. Jadi ceritanya kami berdua melakukan survey dan riset kecil”an, untuk melengkapi sebuah proposal dalam rangka mengikuti sebuah kompetisi , yang masih belum bisa saya beritahu detailnya hehe.. Tapi clue-nya sih, proyek ini bertema lingkungan hidup dan kalo kami bisa bertahan sampai tahap berikutnya, karya kami ini bisa dinikmati semua orang di Indonesia 🙂

Narasumber kami bernama pak Jaiman ,beliau yang memakai baju merah :

Pak Jaiman ini berjasa dalam rangka menghijaukan kawasan pantai Pandansari (daerah Wonoroto), dari yang tadinya gersang dan dipenuhi pasir, sampai sekarang sudah menjadi daerah hijau, yang otomatis juga menjadi daerah untuk pencegah erosi/abrasi.. Dulu pada tahun 1986-1988, beliau mengolah pasir di daerah itu, dan mencampurnya dengan pupuk. Setelah itu, di sebarkan-lah benih akasia dan cemara laut. Waktu itu beliau sempat mendapat cap “orang gila” karena tindakan nekatnya itu. Karena warga sekitar menganggap mencoba bercocok tanam di daerah seperti itu merupakan hal yang sia-sia.. Tapi lihat hasilnya sekarang

Ada beberapa hal yang membuat saya kagum akan sosok pak Jaiman. Selain sosoknya yang sederhana dan tidak neko-neko, dia sempet bilang ke kami seperti ini

adek” sekalian, jangan pernah menganggap saya pintar, wong saya ini orang bodoh. saya cuma modal nekat saja, dan meyakini bahwa semua yang saya lakukan ini atas dasar Alloh SWT. jadi sebenernya saya ini gak ada apa-apa-nya

damn! gak sadar yah, bahwa sebenernya si bapak ini sudah melakukan hal yang besar! oh iya FYI: gara” ide nekat pak Jaiman yang ternyata membuahkan hasil, pemerintah mengelola dengan serius saluran irigasi untuk memperlancar kegiatan pak Jaiman dan warga setempat… selain itu ada pesan yang bikin saya hampir nangis,inget loh! hampir nangis 🙂

dek, saya yakin adek” ini semuanya pada pinter, lah wong kuliahnya saja di UGM. saya cuma nitip pesen aja, kalau bisa gunakan kepinteran itu buat orang banyak. semoga itu jadi manfaat buat orang lain . karena kalau sudah begitu, nikmat-nya itu akan terasa lebih lo!

Duuuh gusti, saya gak bisa ngomong apa” lagi. Sekarang ini kan kebanyakan orang (termasuk saya), lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, dan menomor sekian-kan kepentingan orang banyak. Tapi mulai sekarang saya akan berusaha untuk mulai merubahnya. Langkah pertama, dengan mengerjakan proyek ini tentunya hehe. Semoga bisa lolos sampai langkah berikutnya, dan pada akhrinya karya kami ini mampu memberikan inspirasi orang banyak.. bahwa: Untuk melakukan sebuah perubahan yang besar, bisa dimulai dengan sesuatu yang kecil heehehe.. Mohon doanya ya 🙂

15 Comments

Filed under curhat

killing for a living

Currently Listening : India Arie – The Heart of The Matter

Sudah menjadi sifat alami bahwa didunia yang sekecil ini, manusia satu dengan manusia yang lainnya harus saling berkompetisi untuk bisa bertahan. Nah, kadang ketika seseorang lahir menjadi jiwa kompetitif dengan kadar yang berlebihan, cara yang kurang terpuji justru timbul dengan alih2 meraih kemenangan. HOMO HOMINI LUPUS : manusia merupakan serigala bagi sesamanya!.. Main belakang, saling mengkhianati, dan cara2 kotor justru dijadikan pilihan utama.

gambar diambil dari sini

Siapapun dari kita pasti pernah mengalami kejadian2 diatas. Saya sendiri? Pernah, justru terjadi dari lingkungan teman terdekat saya! Sering ketika semua kebaikan yang dengan tulus disajikan, justru malah dibalas dengan hal yang di luar dugaan. Mungkin sepele, tapi jika dirunut justru dari hal2 sepele itulah, permasalahan akan timbul dan menggunung, dan pada akhirnya menjadi sebuah pengkhianatan.

Sempat beberapa kali bertanya-tanya, sebenarnya ini timbul karena kesalahan saya juga apa enggak. Tapi setelah dipikir-pikir, namanya juga manusia, pasti maunya selalu berada setingkat di atas kompetitornya, dengan elakan/alasan apapun hal ini tidak bisa disangkal.. dan oleh karena itu, cara yang aman adalah : Menjadi Jiwa yang Independent! yang bisa berdiri di atas kemampuan sendiri, tapi juga gak menutup mata untuk membantu orang lain, tapi inget itu bukan harga yang Murah! Sekiranya hal yang kita bantu itu bisa menimbulkan benefit buat saya,sini saya bantu, kalo enggak CORET .

Tapi jangan salah tafsir dulu, bahwa didunia yang kecil ini masih tersisa sebagian kecil manusia-manusia tulus, yang melakukan apa saja dengan ikhlas, dan hanya mengandalkan balasan kebaikan dari sang-Khalik. Namun sayangnya itu hanya sebagian kecil, sangat kecil malahan.

Kenapa tulisan saya ini kok kesannya kejam? bukan, bukan kejam, cuma ya, sekedar mengingatkan, sekarang2 ini kalo mau hidup dengan jadi orang yang terlalu baik & tulus, sorry to say, bakal ditinggal kereta. Karena gak jarang, kebaikan itu justru malah dijadikan senjata untuk membunuh apa yang kita punya!

Killing for a living? Sah-sah aja, tapi dengan cara yang sehat lo 🙂

12 Comments

Filed under curhat