Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berapa kapasitas harddisk terjadul yang pertama kali anda kenal gaesss?

Kalo harddisk terjadul yg saya kenal sich kapasitasnya 40 Megabyte di tahun 1994. Dipasang pada komputer AT-286. Kalo PC terjadul yang saya kenal adalah XT-8086 dgn OS built in / bawaannya bernama BASIC / BASICA.

Gak kebayang harddisk yg lebih jadul lagi ditahun 50an tsb. 🤭😂😂

Gambar 1 : HardDisk IBM Model 350 sedang dalam proses pengiriman. Ya, itu SATU unit harddisk.

Harddisk pertama, seperti banyak inovasi dalam komputasi, berasal dari IBM. Itu disebut IBM Model 350 Disk File dan merupakan perangkat yang sangat besar. Itu memiliki 50 24-inch disk yang terkandung di dalam kabinet yang sebesar lemari dan apa pun kecuali ringan. Unit penyimpanan yang besar ini dapat menyimpan data sebesar 5MB.

Gambar 2 : Harddisk Drive canggih dari tahun 70-an.

Meskipun hard disk drive terus membaik, harddisk canggih dibuat sesuai dengan konsep “lebih besar lebih baik” hingga tahun 80-an. Harddisk drive biasanya digunakan bersama dengan komputer mainframe besar, jadi ini bukan masalah besar. Seluruh kamar sudah disiapkan untuk komputer.

Contohnya, gambar di atas ini adalah harddisk drive 250MB dari 1979.

Gambar 3 : Modul Harddisk drive IBM 3380.

IBM memperkenalkan harddisk drive pertama untuk menembus kapasitas 1GB pada 1980. Itu disebut IBM 3380 dan dapat menyimpan 2,52GB (“2,52 miliar karakter informasi”). Kabinetnya seukuran kulkas dan semuanya berbobot 550 pound (250 kg). Ini memberi pengguna akses cepat ke sejumlah besar data, berkat men-transfer informasi dengan tiga juta karakter perdetik.

Gambar 4 : Harddisk dari tiga dekade generasi.

Di awal tahun 80-an, setelah komputer mikro pertama Altair 8800, lebih kecil “konsumen” hard disk drive yang dirancang untuk digunakan dengan komputer pribadi yang semakin populer (sekarang dikenal sebagai PC) mulai muncul. HardDrive paling awal yang dipasang di mesin ini, tersedia sejak 1980, berukuran 5MB dan memiliki ukuran bentuk fisik 5,25 inci (Seagate ST506).

Gambar 5 : Grafik perbandingan berdampingan tahun 1980 vs 2010 dan 2019.

Perhatikan skala logaritmik dalam bagan ini. Setiap langkah pada sumbu Y adalah 10 kali lebih besar dari yang ada di bawahnya. Jika kita menggunakan skala linier reguler, kolom untuk tahun 1980 akan kurang dari satu piksel.

Ruang Seiring Waktu, Harddisk drive pertama (RAMAC 305 yang diproduksi oleh IBM) pada tahun 1956 dapat menyimpan 5MB data, yang merupakan jumlah yang sangat besar pada saat itu. Ini kebetulan juga ukuran hard disk drive 5,25 inci “kecil” pertama yang tiba pada tahun 1980. Beralih dari membutuhkan ruang khusus untuk hard disk drive dan komputernya, harddisk menjadi kebutuhan sebagai komponen yg sangat diperlukan dalam sebuah komputer desktop.

Sepuluh tahun kemudian, pada tahun 1990, hard drive “normal” (seperti yang diproduksi oleh Maxtor) mencapai sekitar 40MB, dengan opsi yang lebih mahal mampu menyimpan lebih dari 100MB.

Perkembangan teknologi harddisk masa kini, kita dapat membeli hard disk drive 3,5 inci dengan ruang penyimpanan 15TB.

Untuk mengilustrasikan peningkatan luar biasa dalam ruang penyimpanan yang telah kita lihat dalam 38 tahun terakhir (pada dasarnya sejak kelahiran PC), berikut ini grafik perbandingan berdampingan tahun 1980 vs 2010 dan 2019.

Read the rest of this entry »


 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah kita berhasil melakukan installasi FreeNAS dan XigmaNAS pada artikel sebelumnya, serta sudah menguji fungsional NAS di Windows dan telah berfungsi dengan baik  :

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-freenas-11-2-u5

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-xigmanas-11-2

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-konfigurasi-iscsi-initiator-windows-untuk-koneksi-ke-nas-storage

Konfigurasi iSCSI Initiator VMWare vSphere untuk koneksi ke NAS Storage.

Step by step nya adalah sebagai berikut :

1. Setelah VMWare vSphere server kita sudah siap, selanjutnya kita akses server tersebut dengan vSphere Client atau kita akses melalui web browser. Kita menambahkan NAS sebagai External Storage untuk menjadi DataStore pada VMWare ESX / VMWare vSphere kita. Teknis ini merupakan salah satu cara untuk memfungsikan Shared Storage untuk High Availability ataupun untuk Disaster Recovery. Bahkan kita bisa gunakan sebagai Shared Storage  untuk Clustering, baik dengan cara Clustering Server konvensional ataupun untuk Clustering Server on virtualization pada VMWare DRS / VMWare HA.

Read the rest of this entry »


.

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Setelah kita berhasil melakukan installasi FreeNAS dan XigmaNAS pada artikel sebelumnya :

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-freenas-11-2-u5

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-xigmanas-11-2

Konfigurasi iSCSI Initiator Windows untuk koneksi ke NAS Storage.

1. Sekarang kita buka menu Control Panel lalu buka Administratif Tools, kemudian kita pilih iSCSI Initiator.

Read the rest of this entry »


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

XigmaNAS ini adalah nama baru daripada NAS4Free sebagaimana dijelaskan dalam link ini : https://sourceforge.net/projects/nas4free tertulis We changed our name to XigmaNAS please visit : https://sourceforge.net/projects/xigmanas

Sebagai kelanjutan artikel sebelumnya mengenai FreeNAS, kali ini saya angkat mengenai XigmaNAS. Saya tidak membahas kelemahan dan kelebihan masing-masing, tapi kita akan membahas cara konfigurasi XigmaNAS sebagai Shared Storage.

Berikut ini saya sharing Step by Step Installasi dan Konfigurasi XigmaNAS 11.2-U5 :

Dalam tahap pembelajaran membuat XigmaNAS Server ini, kita bisa mengunakan virtual machine atau VM dengan VMWare Workstation, VMWare vSphere, VitualBox, dll.

1. Untuk membuat XigmaNAS Server, kita bisa gunakan spesifikasi seperti dibawah ini :

Read the rest of this entry »


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

NAS ( Network Attach Storage ) adalah Storage yang diakses oleh sebuah server ataupun diakses oleh sejumlah server secara bersamaan mengunakan protokol komunikasi jaringan alias TCP-IP. Sedangkan FreeNAS adalah salah satu OS berbasis FreeBSD yang didesain khusus untuk membuat NAS atau memfungsikan Server / PC agar bisa berfungsi menjadi NAS.

Jika kita membeli produk NAS kelas enterprise yang sudah jadi, harganya sekitar 80 jt – 150 jt rupiah ( tergantung komponen yang dipasang ). Tapi jika kita membeli server, lalu di install OS NAS maka estimasi harganya sekitar 30 jt – 50 jt an. Intinya adalah kita bisa melakukan penghematan sekitar 50% dengan membuat NAS sendiri dibandingkan kita membeli produk NAS yang sudah jadi.

Tahukah anda bahwa NAS brand HP StoreEasy 1650 itu sebenarnya fisik aslinya adalah Server HP DL380 yang di install OS NAS (Windows Storage Server)? Tahukah anda bahwa NAS brand HP StoreEasy 1450 itu sebenarnya adalah Server HP DL360 yang di install OS NAS (Windows Storage Server)? Silahkan di crosscheck sendiri ya gaesss…

Ada 3 Tips yang saya share dalam urusan storage NAS di sini :

1. Gunakan 1 Disk tersendiri sebagai media installasi OS atau Kernel NAS, misalnya harddisk atau Flashdisk atau SDCard ( khusus untuk server yang built in SDCard ). Lalu gunakan harddisk RAID untuk media yang digunakan sebagai konten data atau NAS storage.

2. Gunakan kapasitas Ram yang tepat / ideal sesuai kapasitas harddisk yang kita gunakan. Rumusnya adalah Ram 1 GB untuk harddisk 1 TB. Hal ini bertujuan agar write cache dapat berjalan lancar alias tidak terjadi bottle neck.

3. Gunakan Jenis harddisk yang tepat sesuai budget. Artinya… untuk pilihan kecepatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SSD. Untuk pilihan kekuatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SAS. Untuk pilihan ketahanan harddisk yang terbandel adalah mengunakan harddisk SCSI. Dan jika kita menginginkan kecepatan dan kekuatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SAS SSD.

Untuk lebih memahami bagaimana konsep penggunaan NAS, perhatikan desain dibawah ini :

Read the rest of this entry »