SUBHANALLAH …….ALHAMDULILLAH ……ALLAHU AKBAR….
SUBHANALLAH …… ALHAMDULILLAH …….ALLAHU AKBAR …..
Laa haula wala quwatta ila billah ………………
Hasbunallah wa ni’mal wakil
Salam ….. salam ……salam ….. ya saidi,
Ar Rahman …… Ar Rahim
Insya Allah …..Hasbunallah wa ni’mal wakil ……
Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarakatuh, Kidung alam yang dimuliakan, dirahmati Allah SWT ………..Salam sejahtera untukmu dan seluruh keluargamu ……………………
Sebuah hadist.
Inama a’malu binniyat..
Dan juga sebuah kata mutiara dari Mahatma Gandhi. Di hadapan Tuhan.
…. Tidak dinilai dari hasil tindakan tetapi dari niat saat melakukan tindakan itu…
Kidung alam yang penuh kasih dan sayang,
Niat yang Mawar maksudkan disini hanya untuk urusan TOBAT saja. Sedangkan untuk urusan lain-lain, silahkan diatur sendiri-sendiri. Sebelumnya Sang Mawar mohon ampun beribu-ribu ampun ma’af , niat maksudnya disini adalah bahwa Allah SWT menghendaki kita sebelum mengerjakan tobat sempurnakanlah niat hanya mengharap ridhoNYA dan untuk pencucian lahir bathin kita semata, tidak ada embel-embel ingin tahu itu dan ingin tahu ini dan sebagainya, yang hanya mengacaukan hati dan pikiran kita……………
Kidung alam yang penuh kasih dan sayang,
Dari nyanyian Kidung alam memaknai dan sudah masuk diranah tobat, Alhamdulillah benar adanya, namun sayang Kidung alam sedikit terlupa, yang akhirnya membawa nyanyian Kidung alam tiba ………….
Diulang dan diulang…lagi dan lagi
Mencoba mencari tahu…
Terus ratusan ataukah ribuan kali
Dan justru semakin lama justru semakin hilang..
Aku tak tahu apa-apa.. tak mengerti apa-apa
Semua yg kutahu hilang… semua yg kumengerti lenyap..
Fikirku kosong seperti bayi
Hatiku kosong seperti tak ada
Tapi aku tahu otakku ada dan penuh pengetahuan
Yaitu tentang maknanya
Sayang blank… ada tapi tak ada..
Juga hatiku blank … kosong…
Tapi yakin ada…
…
Sungguh entah ini pingsan ataukah tidur
Apakah ini sadar ataukah tidak
Apakah saya tahu ataukah tidak tahu..
..
Namun karena dzikir telah ada
Maka terus dilanjutkan…
Dan entah ini pemahaman ataukah tidak
Dalam diri ini ada yg tahu..
Dia disebut bashiroh..
Dia juga yg sadar..
Dia sang pembeda
Dan dia sang pengamat
Dan dia juga hakim dan penuntut…
..
Perlahan sang tahu itu scanning dan membedakan dan lalu klik
Ya itu bulu atau rambut..
Dia mengenali dan membedakan..
Walaupun ada satu dan berada dan tercampur
Dengan apa saja… sang pembeda pasti
Tahu itu rambut..
Demikian pula dengan daging.. dan proses
Demi proses pengenalan…
Semua dikenali
..
Dan yg kutahu yg cuma apa yg kutahu
Selebihnya aku tak tahu…
Kidung alam yang penuh kasih dan sayang,
Pada uraian sang mawar terdahulu ada menyebutkan bahwa Allah SWT selain mencintai hambanya yang banyak bertobat, DIA juga menghendaki hambanya agar mencapai kesempurnaan lahir dan bathin. Jalan itu harus ditempuh dengan melalui banyak-banyak membaca TOBAT, SYAHADAT, ZIKIR, DAN TAKBIR sekaligus atau kami sebut TSZT, bukan membaca tobatnya saja.
Sudah kita ketahui bersama baca’an Tobat (sudah saya uraikan sebelumnya) sedangkan untuk Syahadat, Zikir dan Takbir sebagai berikut :
“SYAHADAT”
“Asyhadu alla ila haillah Asyhadu anna muhammadar rasulullah”
Syahadatnya ; Asyhadu
Puji Syahadat ; Alla ila hailallah
Do’a Syahadat ; Muhammadar Rasulullah.
“Z I K I R”
“La ilahailallah Muhammadur Rasulullah”
Zikirnya ; La ilahailallah
Puji Zikir ; Muhammadur
Do’a Zikir ; Rasulullah.
“T A K B I R”
“ALLAHU AKBAR”
Takbirnya ; Al
Puji Takbir ; Hu
Doa Takbir : Ak
Kidung alam yang dirahmati Allah,
Untuk pembagian huruf-huruf rahasia pada masing-masing bacaan Syahadat, Zikir dan Takbir ini mohon ma’af kami tidak dapat menyampaikan disini, tetapi mudah-mudahan pada kesempatan yang lain Allah SWT berkenan membukanya, agar rahasia dibalik rahasia bacaan TSZT tersebut dapat kita ketahui bersama dan kita rasakan nikmatnya. Aamiin.
Kidung alam yang penuh kasih sayang,
Adapun kegunaan dari TOBAT, SYAHADAT, ZIKIR, TAKBIR (TSZT) ini adalah sebagai Pembasuh/Pembersih, yaitu untuk membersihkan hadas kecil, hadas besar, zunub zenabat dan istinja kita.
Karena Tobat, Syahadat, Zikir, Takbir membersihkan dari Bulu, Kulit, Daging, Darah, Urat, Tulang sampai ke Otam Sum-sum kita. Dan juga untuk mensucikan ; Pengrasa, Hawa, Nafsu, Akal, Pikir, Ilmu, Pengetahuan dan Rahasia. Oleh karena itu maka Tobat, Syahadat, Zikir, Takbir ini harus benar-benar selalu kita amalkan, mesrakan setiap waktu, sampai Sebulu, Sekulit, Sedaging, Sedarah, Seurat, Setulang, Seotak, Sesum-sum, Sebathin dan Serahasia.
Apabila bisa mencapai demikian, maka telah ditentukan oleh Allah SWT dengan ketentuan Ilmunya bahwa :
TOBAT : Merenggangkan tanah pada lobang kuburnya.
SYAHADAT : Mendudukkan dengan kehormatannya sendiri.
ZIKIR : Mendirikan dengan ke Elokannya.
TAKBIR : Menjalankan tiada dengan sepengetahuannya.
Disamping itu perlu pula diketahui tentang ketentuan lain yaitu :
TOBAT : Mensyahkan bagi Islam kita
SYAHADAT : Meyakinkan bagi Islam kita
ZIKIR : Mengikhlaskan bagi Islam kita
TAKBIR : Menyempurnakan bagi Islam kita.
Dengan adanya ketentuan-ketentuan seperti tersebut diatas, maka semakin jelas kepada kita bahwa TOBAT,SYAHADAT,ZIKIR,TAKBIR ini memang benar-benar harus selalu kita amalkan/mesrakan setiap waktu, agar supaya seluruh sifat menyifat (hayat) kita ini selalu terjaga/terjamin KEBERSIHAN dan KESUCIANNYA.
Demikian sekedar keterangan kegunaan dari TOBAT, SYAHADAT, ZIKIR, TAKBIR ini, agar hal ini benar-benar dipahami/dimengerti dan diyakini dengan sepenuh-penuh keyakinan serta selalu diamalkan/dimesrakan dengan sebaik-baik pengamalan, karena inilah sebenar-benar ISTINJA, sebenar-benar ZUNUB ZENABAT dan sebaik-baik cara BINA KESUCIAN.
Kidung alam yang dirahmati Allah SWT,
Sebelum mengamalkan/membaca TSZT dan apapun jua, bahwa adab kita terhadap Allah SWT seperti apa dan tata caranya bagaimana agar selalu diperhatikan, Kidung alam pasti sudah mengerti dan faham akan hal ini, lalu sempurnakanlah niatmu hanya mengharap ridho Allah Ta’ala
Niat beramalan TOBAT,SYAHADAT ZIKIR TAKBIR
“aku membaca/beramalan TOBAT, SYAHADAT, ZIKIR, TAKBIR, guna untuk menyempurnakan diriku, sifat menyifatku, perbuatanku, perjalananku, bathin johir, johir bathin dari dunia sampai akherat.”
Bacaan Syahadat “Asyhadu alla ila hailallah Asyhadu anna muhammadar
rasulullah”
TSZT dibaca sehari minimal setiap sholat wajib 33x 5 waktu sholat wajib = 165 TSZT sehari.
Insyaallah bila kita telah menyadari dengan sepenuh hati bahwa TSZT ini adalah merupakan berkah dan bentuk Kasih Sayang Allah SWT yang patut kita syukuri dengan membacanya selalu yang tidak lain untuk diri kita dan untuk kesucian diri kita sendiri bukan untuk siapa-siapa, maka Allah Ta’ala ridho atas semua upaya kita dan berkenan membuka hijab-hijab/tirai kita, aamiin.
Wallahu ‘alam.
Dan …………….semoga nyanyian-nyanyian Kidung alam pun menembus maqna alam jagad raya……
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga manfaat, kebenaran hanya milik Allah, kesalahan kepunyaan sang mawar. …………mohon ampuuun beribu-ribu ampun ma’af dan terima kasih.
Kepada Bp.Deka, terima kasih atas perkenannya menyediakan ruang ini dan semoga Allah SWT membalasnya dengan setimpal, aamiin.
Salam …..salam ……salam by Sang Mawar/yasmin.
Read Full Post »